Filosofi “Lukisan” Kaligrafi


picture10.png

Perbedaan Kaligrafi “Murni” dan “Lukisan” Kaligrafi

Beberapa tahun terakhir ini muncul “wabah” demam kaligrafi Indonesia. Sering diistilahkan adanya jenis kaligrafi “murni” dan “lukisan” kaligrafi. Kaligrafi “murni”, Istilah ini muncul tidak lepas dari perkembangan kaligrafi kontemporer, di mana huruf bukan menjadi sesuatu yang utama, tetapi juga keindahan yang merupakan unsur dari kaligrafi itu sendiri. Kaligrafi pada awalnya merupakan seni memadukan huruf dengan jenis tertentu sesuai dengan kaidah akhirnya “keluar jalur” tanpa memedulikan kaidah baku. Nah, yang tetap mengikuti kaidah baku –sesuai dengan jenis kaligrafi “yang diakui”– kemudian dinamai kaligrafi murni.  Seolah merupakan kaidah baku, kaligrafi murni tidak boleh keluar dari jalur penulisan: bagaimana bentuk huruf, torehan, maupun ketepatan dalam sapuan. Jenis-jenis kaligrafi juga telah diklasifikasi. Penggunaannya tidak boleh bercampur satu dengan yang lain. Kaligrafer murni “terakhir” Hasyim Muhammad Al Khattahath menerapkan kaidah kaligrafi dalam sebuah buku panduan yang cukup terkenal bernama Qawaidul Khath Alarabiy. Buku ini beredar luas di Timur Tengah, akhirnya sampai di pondok pesantren di Indonesia. Tidak banyak yang memiliki, hanya orang-orang tertentu yang mempunyai akses ke luar negeri –khususnya Timur Tengah– yang mempunyai buku aslinya.

Lukisan kaligrafi

Lukis kaligrafi adalah sebuah lukisan dengan mengambil objek huruf-huruf Arab. Biasanya mengambil ayat-ayat Alquran maupun hadist yang diiringi background seirama. Kadang objek kaligrafi hanya sebagai pelengkap, dan kadang merupakan kaligrafi berhias sebuah objek. Tidak bisa diproporsikan persentase objek kaligrafi dan lukis itu. Ketika sebuah lukisan ada objek huruf arab yang merangkai kalimat ayat maupun hadist, maka lukisan tersebut bisa dikatakan lukis kaligrafi. Lukisan kaligrafi merupakan seni lukis yang menampilkan aksara Arab sebagai subject-matter (sasaran) utuh atau sebagian, atau mengambil beberapa huruf saja. Secara prinsip kaligrafi lukis (lukisan kaligrafi) berbeda dengan kaligrafi tulis (kaligrafi murni). Pada lukisan kaligrafi terdapat sejumlah kebebasan dalam berekspresi. Sedangkan dalam kaligrafi tulis, dikenal beberapa macam ketentuan pokok dan rumus-rumus baku. Lukisan kaligrafi secara mendasar berbeda dengan lukisan biasa. Di samping si pelukis harus memiliki niat suci dan hati bersih, pemilihan medianya pun harus benar dan tepat.

Menurut Affandi, lukisan kaligrafi adalah  karya cipta manusia sebagai hasil pengolahan ungkapan batinnya melalui susunan unsur-unsur tulisan dan unsur-unsur dwi marta yang lain, yang memiliki sifat-sifat simbolik, religius, dan estetik. Membawa pesan kebaikan antara hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia serta manusia dengan alam. Jadi, setiap lukisan kaligrafi memiliki kebebasan dalam gaya atau corak tulisan sehingga tercipta suatu kesatuan bentuk lukisan yang sesuai dengan keinginan penciptanya.

Model Kaligrafi yang Berkaedah atau “Murni”

Seni kaligrafi yang merupakan kebesaran seni Islam, lahir di tengah-tengah dunia arsitektur dengan segar bugar. Ini dapat dibuktikan pada aneka ragam hiasan kaligrafi yang memenuhi masjid-masjid dan bangunan lainnya, yang dituangkan dalam paduan ayat-ayat suci Al Qur’an, Hadits Nabi dan kata Hikmah Ulama arif bijaksana. Demikian pula mushaf-mushaf Al Qur’an banyak ditulis dengan pelbagai model kaligrafi yang digores corak-corak hias puspa ragam mempesona. Tidak dapat disangkal lagi , bahwa penerimaan seni kaligrafi sebagai kesukaan merata di kalangan umat Islam adalah pengaruh motivasi Al Qur’an untuk mempelajarinya. Ayat-ayat Al Qur’an, Sabda-sabda Nabi Muhammad SAW berulang-ulang menyebut “fadhilah” benda-benda (Pena, tinta dan kertas).

Ada beberapa model kaligrafi yang berkaedah atau kali grafi murni, antara lain sebagai berikut :

1.      NASKHI, tulisan model ini yang turun temurun sejak kelahirannya hingga kini tetap digunakan dalam pelbagai penulisan naskah-naskah ilmiyah (kitab), majalah, surat kabar dan lain-lain. Terutam dalam Al Qur’an ataupun Hadits serta kitab Tafsir, Fiqih, Nahwu-Sorof dan sebagainya. Tulisan model inilah yang banyak tersebar luas ke seluruh permukaan bumi ini. Tulisan ini mudah dikenal dan dipahami, karena disamping bentuknya yang sederhana, luwes juga tidak banyak.

TSULUTSI, tulisan tersebut lebih bersifat monumental, terutama dipakai untuk tujuan-tujuan dekorasi dalam dunia mediamasa cetak, buku-buku ilmiyah, dan sekarang banyak dipakai untuk menghiasi tembok-tembok gedung. Tsulutsi kerap digunakan untuk judul-judul, gelar-gelar dan nama-nama penerbitan. Teks buku yang keseluruhannya menggunakan tsulutsi kini sudah tidak ada lagi, karena dipandang lebihpantas untuk corak-corak hiasan.

RAYHANY (IJAZAH), pada suatu sumber menyebutkan, bahwa Rayhany berasal dari Naskhi. Namun ditilik dari bentuknya juga bagian dari Tsulutsi dengan lebih banyak diberi variasi. Huruf-hurufnya mempunyai keistimewaan dengan bentuk alif pitusrat, melengkung pada bagian atas huruf.

DIWANI, tulisan ini beberapa abad digunakan untuk menulis pada dewan-dewan (perkantoran) Pemerintahan Islam. Dipergunakan dalam hal-hal yang bersifat seni, seperti judul karangan, nama-nama, brosur dan lain-lain yang menitik beratkan nilai-nilai artistiknya. Bentuknya sangat condong, bersusun-susun saling tumpang tindih , saling bersambungan dan jarang memakai harokat atau baris. Bentuk huruf diperoleh dengan memainkan pena agar menjadi huruf-huruf berekor.

DIWANI JALI, sama dengan diwani, namun dikenal juga dengan nama HUMAYUNI (=kekaisaran, kerajaan). Ada yang menamakan MUQADDASI, penamaan ini dimaksudkan untuk tulisan yang digunakan oleh para sultan penguasa dengan lindungan Allah Swt. Ciri yang paling tampak adalah hiasan yang sangat dalam bentuk dekorasi yang terfokus pada susunan padat berkerumun menjadikan bentuk-bentuk geometrikal. Kegunaan nya seperti Diwani, untuk keartistikan yang maksimal.

FARISI, tulisan ini lahir di Persia (Arab-Furs). Khot ini sumbernya dari khoth naskhi, yaitu pada bentuk-bentuk huruf yang belum disambung. Posisinya condong ke kanan, sedangkan khoth naskhi ke kiri. Banyak dipaki untuk suatu judul dalam mediamasa dan buku ilmiyah.

KUFI, tulisan ini lahir di Koufah (Irak), melalui proses uji ratusan tahun, sehingga menjadi semacam “isme” yang dinasabkan dari nama kota kelahirannya, koufah. Pada waktu kejayaan Daulat Abasiyah dipergunakan penghias bangunan yang ditulis dan diukirkan dengan bentuk timbul. Sekarang dipakai penulisan media massa, buku dan lain-lain.

RIQ’AH, adalah model yang paling mudah, karena itu paling sering digunakan untuk menulis, disamping penulis dapat menulis dengan cepat juga khoth ini tanpa variasi bahkan banyak penyederhanaan. Titik dua dapat dibentuk menjadi satu garis pendek, gigi-gigi huruf sin dibentuk satu garis, huruf hak di akhir kalimah dibentuk segitiga.

Wassalam.

 

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

AKSIOMA 2017 Kemenag Cabang Seni Rupa Kaligrafi.


Karya Pavorit lomba Kaligrafi AKSIOMA Kemenag Tingkat Kota Parepare

2kALIGRAFI MAN2 (2)

Kegiatan Ajang Kreatifitas Seni Olah raga Madrasah (AKSIOMA) cabang seni rupa kaligrafi tkt Kemenag Kota Parepare berlansung Selasa 16 Mei 2017 di kompleks MAN 2 Parepare yg dimulai jam 14.00 sd. 22.00 malam (8 jam durasi lomba juknis). Kegiatan lomba seni rupa lukis kaligrafi tersebut diikuti oleh siswa2 dari MA dan MTs. sekota Parepare. Para peserta sangat antusias mengikuti kompetesi tersebut sekalipun beberapa paserta tidak mengikuti sesuai juknis yg ada, seperti menggunakan media bukan kanvas dan bahan bukan cat minyak lukis. Para peserta tetap mengikuti dgn penuh semsngat terlihat mulai awal sampai usai salat magrib, lanjut lagi usai salat isya blum ada yg phinising karya. akhirnya nanti pada jam 22.00 phinising semua peserta menyatakan diri phinising karya. Dilanjutkn dgn pameran karya hsil lomba kepada para guru dan siswa lain di aula MAN 2 Pare dan beberapa karya termasuk kategori favorit dan layak ut diseleksi sesuai juknis lomba ut mewakili kota Parepare pd tingkat Provinsi. trima kasih.

2kALIGRAFI MAN2 (2)

2kALIGRAFI MAN2 (1)

2kALIGRAFI MAN2 (4)

2kALIGRAFI MAN2 (3)

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PENAMATAN & PERPISAHAN MAN2 PAREPARE 2017


IMG_3365

Penamatan & Perpisahan MAN 2 Parepare berlansung sukses dan meriah

Tradisi penamatan dan perpisahan bagi institusi sekolah khususnya MAN 2 Parepare kembali berhasil dan sukses melaksanakan acara penamatan dan perpisahan siswa kelas XII tahun Pelajaran 2016/2017 yang berlansung meriah pada hari Sabtu 13 Mei 2017 bertempat di aula MAN2. Acara Seremonial penamatan dan perpisahan kali ini MAN2 Parepare berhasil menamatan siswa sebanyak 91 siswa dari dua jurusan IPA dan IPS dengan kelulusan 98,9 %, 1 siswa dinyatakan tidak lulus. Pada acara tersebut juga diumumkan nama siswa yang berprestasi dengan kelulusan terbaik masing masing Nurul Auliah Sudarsono dari kelas XII IPA,  dan Nurul Aqidatul Ihzza dari kelas XII IPS. Kepala MAN 2 Parepare  Dra.Hj.Martina, MA. Pada sambutannya menyatakan bahwa keberhasilan yang dicapai ini adalah merupakan wujud kerja sama dari para guru dan pembina serta semua stake holder yang ada, untuk itu  tetap berharap  semangat kebersamaan ini tetap di jaga terus, apalagi MAN 2 Parepare menyimpan potensi untuk berkembang menjadi sekolah unggulan atau percontohan misalnya sekolah adiwiyata dilihat dari kondisi lingkungan sangat mendukung.

Acara  Penamatan kali ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag kota Parepare Bapak. Dr. H. Huzain Abdullah, MA.  Dan wali kota Parepare yang di wakili oleh Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Parepare Bapak. H. Anwar Saad, SH, MH.  Kepala kemenag Kota Parepare menyatakan keberhasilan dan kesukesan seorang siswa sangat ditentukan oleh pendidikan formal, nonformal, dan informal pendidkan formal diperoleh di bangku sekolah mulai pukul 07.15 sampai pukul 15.00. Setelah itu peseta didik kembali kelingkungan keluarga ( pendidikan informal)  dan masyarakat (pendidikan nonformal).  Pendidkan informal harus tetap berkontribusi utama dalam menunjang keberhasilan pendidikan pendidikan anaka mengingat sekolah mempunyai waktu yang terbatas dalam proses interaksi dengan peserta didik. Lebih lanjut Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Parepare berpesan kepada siswa yang tamat  agar terus mengembang diri agar mampu bersaing didunia kerja yang penuh kompetitif. Sementara itu kapala Dinas pendidikan Kota parepare menyampaikan visi dan misi wali kota Parepare terkait dunia pendidikan khususnya di Kota parepare bahwa pendidikan zaman sekarang,  harus berlandaskan pendidkan karakter untuk membentuk generasi yang handal mampu bersaing  di era global. Kehadiran pendidikan madrasah sangat tepat membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Acara penamatan ditutup dn dimeriahkan dengan berbagai persembahan seni musik Islami oleh para siswa kelas XI dan kelas X.

IMG_3363IMG_3321 - Copy - Copy - CopyIMG_3368IMG_3323 - Copy - Copy - CopyIMG_3369IMG_3344IMG_3327 - CopyIMG_3327IMG_3328 - CopyIMG_3328IMG_3329 - Copy - Copy (2)IMG_3333 - Copy - Copy - CopyIMG_3334 - Copy - Copy - CopyIMG_3335 - Copy (2) - CopyIMG_3337IMG_3338 - CopyIMG_3338IMG_3339IMG_3341IMG_3342IMG_3343IMG_3344IMG_3345IMG_3346IMG_3347IMG_3348IMG_3349IMG_3350IMG_3351IMG_3352IMG_3353IMG_3354IMG_3355IMG_3356IMG_3357IMG_3358IMG_3359IMG_3360IMG_3362IMG_3369IMG_3370 - Copy - CopyIMG_3370 - CopyIMG_3370IMG_3372IMG_3374IMG_3377IMG_3380IMG_3390IMG_3363IMG_3367 - Copy - CopyIMG_3395 - CopyIMG_3396IMG_3401 - Copy - CopyIMG_3402IMG_3403IMG_3404 - CopyIMG_3410IMG_3363IMG_3321 - Copy - Copy - CopyIMG_3323 - Copy - Copy - CopyIMG_3368IMG_3344IMG_3327 - CopyIMG_3327IMG_3328 - CopyIMG_3328IMG_3329 - Copy - Copy (2)IMG_3333 - Copy - Copy - CopyIMG_3334 - Copy - Copy - CopyIMG_3335 - Copy (2) - CopyIMG_3337IMG_3338IMG_3339IMG_3341IMG_3342IMG_3343IMG_3344IMG_3345IMG_3346IMG_3347IMG_3348IMG_3349IMG_3350IMG_3351IMG_3352IMG_3353IMG_3354IMG_3355IMG_3356IMG_3357IMG_3358IMG_3359IMG_3360IMG_3362IMG_3369IMG_3370 - Copy - CopyIMG_3372IMG_3374IMG_3377IMG_3380IMG_3390IMG_3395 - CopyIMG_3396IMG_3400 - CopyIMG_3402IMG_3401 - Copy - CopyIMG_3404 - CopyIMG_3408IMG_3410IMG_3363IMG_3367 - Copy - Copy

Demikian laporan fokus kamera

Terima kasih,  wassalam…..

admin :  ummatang df  MAN 2 Parepare (14/05/17)

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Kreasi Poster siswa MA Lilbanat Pare


Poster

1-foster-siswa-lilbanat-pare-copy

Merupakan salah satu media yang sering kita lihat didalam keseharian kita entah itu dijalan, sekolah, tempat kerja, mall, dan banyak tempat-tempat lainnya. Tapi apakah kita mengetahui secara pasti apa sih pengertian poster serta untuk tujuan apa poster itu dibuat? Saya yakin banyak dari kita yang belum mengerti dan memahaminya. Oleh sebab itu, artikel ini dibuat untuk memberikan informasi dan pemahaman mengenai pengertian poster dan juga tujuannya.

Pengertian Poster

Poster merupakan salah satu media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai. Poster biasanya dipasang ditempat-tempat umum yang dinilai strategis seperti sekolah, kantor, pasar, mall dan tempat-tempat keramaian lainnya. Informasi yang ada pada poster umumnya bersifat mengajak masyarakat.

Situs ensiklopedia online terbesar Wikipedia juga memberika pengertian poster sebagai sebuah karya seni grafis yang dibuat dengan perpaduan antara huruf dan angka diatas kertas yang ukurannya relatif besar. Poster ini umumnya ditempel didinding atau permukaan yang relatif datar ditempat-tempat umum yang ramai agar informasi dan pesan yang ada didalam poster tersebut bisa tersampaikan kepada masyarakat

Tujuan dibuatnya poster adalah untuk mengajak, membujuk atau menghimbau masyarakat untuk melakukan sesuatu seperti yang telah ditulisakan dan digambarkan didalam poster tersebut. Tujuan poster tersebut harus tersampaikan kepada masyarakat banyak, untuk itu umumnya kita melihat poster-poster terpampang jelas ditempat-tempat yang begitu strategis seperti jalan-jalan utama, pasar-pasar, dan tempat-tempat lainnya..

Karya siswa.

Salah satu bentuk kegiatan pembelajaran bagi siswa adalah berkreasi desain. Pada materi desain grafis untuk kelas XII. Pada mataeri desain grafis menggunakan aplikasi dan secara manual. Bagi siswa yang diberi kebebasan memilih aplikasi atau dikerja secara manual. Pada proses pembelajaran semester ganjil tahun pelajaran 2016 sekarang ini tugas lahir dengan berkerasi poster. Pada kegiatan ini siswa diharapakan mengekspresikan pikiran dan peresaannya lewat media gambar desai  poster dengan tema pendidikan. Berikut ini beberpa karya siswa kelas XII  Pondok Pesantren MA Lilbanat  Parepare  untuk dipublikasikan.

 

2-foster-siswa-lilbanat-pare-copy

9 foster siswa lilbanat pare.jpg

10-foster-siswa-lilbanat-pare

3-foster-siswa-lilbanat-pare

11-foster-siswa-lilbanat-pare

4-foster-siswa-lilbanat-pare-copy

5-foster-siswa-lilbanat-pare

13-foster-siswa-lilbanat-pare

20161127_104955

6-foster-siswa-lilbanat-pare

7-foster-siswa-lilbanat-pare

8-foster-siswa-lilbanat-pare

 

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

POSTER KARYA SISWA MAN2PARE 2016


Kreasi Poster

1-foster-siswa-man2

merupakan salah satu media yang sering kita lihat didalam keseharian kita entah itu dijalan, sekolah, tempat kerja, mall, dan banyak tempat-tempat lainnya. Tapi apakah kita mengetahui secara pasti apa sih pengertian poster serta untuk tujuan apa poster itu dibuat? Saya yakin banyak dari kita yang belum mengerti dan memahaminya. Oleh sebab itu, artikel ini dibuat untuk memberikan informasi dan pemahaman mengenai poster dan juga tujuannya.

Pengertian Poster

Poster merupakan salah satu media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai. Poster biasanya dipasang ditempat-tempat umum yang dinilai strategis seperti sekolah, kantor, pasar, mall dan tempat-tempat keramaian lainnya. Informasi yang ada pada poster umumnya bersifat mengajak masyarakat.

Situs ensiklopedia online terbesar Wikipedia juga memberika pengertian poster sebagai sebuah karya seni grafis yang dibuat dengan perpaduan antara huruf dan angka diatas kertas yang ukurannya relatif besar. Poster ini umumnya ditempel didinding atau permukaan yang relatif datar ditempat-tempat umum yang ramai agar informasi dan pesan yang ada didalam poster tersebut bisa tersampaikan kepada masyarakat

Macam-macam Poster

Berdasarkan Isinya :

  1. Poster Niaga, poster ini umumnya menawarkan produk suatu perusahaan.
  2. Poster Kegiatan, poster ini menginformasi kegiatan kepada khalayak ramai.
  3. Poster Pendidikan, poster ini ditujukan untuk hal-hal bertemakan pendidikan.
  4. Poster Layanan Masyarakat, poster mengenai layanan umum pemerintah.

Tujuan Poster

Tujuan dibuatnya poster adalah untuk mengajak, membujuk atau menghimbau masyarakat untuk melakukan sesuatu seperti yang telah ditulisakan dan digambarkan didalam poster tersebut. Tujuan poster tersebut harus tersampaikan kepada masyarakat banyak, untuk itu umumnya kita melihat poster-poster terpampang jelas ditempat-tempat yang begitu strategis seperti jalan-jalan utama, pasar-pasar, dan tempat-tempat lainnya..

Karya siswa.

Salah satu bentuk kegiatan pembelajaran bagi siswa pada mapel Seni Budaya adalah berkreasi desain. Pada materi desain grafis untuk kelas XII. Pada mataeri desain grafis menggunakan aplikasi dan secara manual. Bagi siswa yang diberi kebebasan memilih aplikasi atau dikerja secara manual. Pada proses pembelajaran semester ganjil tahun pelajaran 2016 sekarang ini tugas lahir dengan berkerasi poster. Pada kegiatan ini siswa diharapakan mengekspresikan pikiran dan peresaannya lewat media gambar desai  poster dengan tema pendidikan. Berikut ini beberpa karya siswa kelas XII MAN 2 Parepare yang diseleksi untuk dipublikasikan.

30-foster-siswa-man229-foster-siswa-man228-foster-siswa-man227-foster-siswa-man226-foster-siswa-man225-foster-siswa-man239-foster-siswa-man238-foster-siswa-man224-foster-siswa-man237-foster-siswa-man223-foster-siswa-man236-foster-siswa-man222-foster-siswa-man235-foster-siswa-man221-foster-siswa-man234-foster-siswa-man220-foster-siswa-man219-foster-siswa-man233-foster-siswa-man232-foster-siswa-man218-foster-siswa-man231-foster-siswa-man217-foster-siswa-man216-foster-siswa-man215-foster-siswa-man214-foster-siswa-man213-foster-siswa-man212-foster-siswa-man27-foster-siswa-man211-foster-siswa-man26-foster-siswa-man210-foster-siswa-man25-foster-siswa-man24-foster-siswa-man29-foster-siswa-man23-foster-siswa-man28-foster-siswa-man22-foster-siswa-man2

Itulah beberapa buah pikiran para siswa dalam berkreasi seni poster.

Parepare, Des 2016

Fosted by Ummah

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

RUMAH BUGIS


MENGENAL RUMAH ADAT KHAS BUGIS SULSEL

RUMAH BUGIS

Rumah bugis memiliki keunikan tersendiri, dibandingkan dengan rumah panggung dari suku yang lain ( Sumatera dan Kalimantan ). Bentuknya biasanya memanjang ke belakang, dengan tanbahan disamping bangunan utama dan bagian depan [ orang bugis menyebutnya lego – lego ].

Bagaimana sebenarnya arsitektur dari rumah panggung khas bugis ini ?. Berikut adalah bagian – bagiannya utamanya :

  1. Tiang utama ( alliri ). Biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya. jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat. tetapi pada umumnya, terdiri dari 3 / 4 baris alliri. Jadi totalnya ada 12 batang alliri.
  2. Fadongko’, yaitu bagian yang bertugas sebagai penyambung dari alliri di setiap barisnya.
  3.  Fattoppo, yaitu bagian yang bertugas sebagai pengait paling atas dari alliri paling tengah tiap barisnya.Mengapa orang bugis suka dengan arsitektur rumah yang memiliki kolong ? Konon, orang bugis, jauh sebelum islam masuk ke tanah bugis ( tana ugi’ ), orang bugis memiliki kepercayaan bahwa alam semesta ini terdiri atas 3 bagian, bagian atas ( botting langi ), bagian tengah ( alang tengnga ) dan bagian bawagh ( paratiwi ). Mungkin itulah yang mengilhami orang bugis ( terutama yang tinggal di kampung, seperti diriku ) lebih suka dengan arsitektur rumah yang tinggi. Mengapa saya suka ? karena saya orang bugis… hehehe.. . Sebenarnya bukan karena itu, tetapi lebih kepada faktor keamanan dan kenyamanan. Aman, karena ular tidak dapat naik ke atas ( rumahku di kampung tingginya 2 meter dari tanah ). Nyaman, karena angin bertiup sepoi-sepoi, meskipun udara panas.. Wong rumahnya tinggi, hehehe

    Bagian – bagian dari rumah bugis ini sebagai berikut :

    1. Rakkeang, adalah bagian diatas langit – langit ( eternit ). Dahulu biasanya digunakan untuk menyimpan padi yang baru di panen.
      2. Ale Bola, adalah bagian tengah rumah. dimana kita tinggal. Pada ale bola ini, ada titik sentral yang bernama pusat rumah ( posi’ bola ).
      3. Awa bola, adalah bagian di bawah rumah, antara lantai rumah dengan tanah.

    Yang lebih menarik sebenarnya dari rumah bugis ini adalah bahwa rumah ini dapat berdiri bahkan tanpa perlu satu paku pun. Semuanya murni menggunakan kayu. Dan uniknya lagi adalah rumah ini dapat di angkat / dipindah.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Program Penjaringan Peserta Didik Baru (PPDB) MAN 2 Parepare


PROFIL MAN 2 PAREPARE

baliho-man-2

Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare (MAN 2) adalah Sekolah Menengah Atas yang berciri khas Islam (SMA Negeri plus Agama) mempunyai program dan kurikulum serta jurusan yang sama dengan SMA Negeri lainnya yang dapat dibuktikan dengan output (tamatan MAN 2), dapat diterima di semua Perguruan Tinggi yang ada. Bahkan telah banyak sukses di perguruan tinggi terkemuka seperti UNHAS, UNM, IAIN (UIN), UMI, AKPOL, AKMIL dan berbagai Perguruan Tinggi lainnya.

            MAN 2 Parepare tetap komitmen dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan  visinya yaitu mempersiapkan generasi muda masa depan yang berkualitas, terampil, berakhlakul karimah serta dapat bersaing di bidang Iptek

SEJARAH SINGKAT MAN 2 PAREPARE

 Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare pada mulanya adalah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) yang didirikan pada tanggal 27 Januari 1965, berdasarkan Surat Keputusan Kakanwil Departemen Agama Sulawesi Selatan Nomor : 38/1965.  Pada tanggal 1 Januari 1992, PGAN berubah nama menjadi Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama No. 42 Tahun 1992. Karena berakhirnya kurikulum PGAN di seluruh Indonesia, maka terhadap PGAN Parepare pun diberlakukan hal tersebut. Lalu diubahlah namanya menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parepare.

VISI DAN MISI

VISI

Mewujudkan  generasi yang berkualitas, terampil dalam berkarya dan amanah dalam bersikap.

MISI

  1. Mengembangkan proses pembelajaran yang efektif
  2. Mengembangkan kajian MAFIKIBB (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Bahasa) yang                       bernuansa Islami
  3. Menumbuhkan semangat jiwa kepeloporan dan kepemimpinan Islam
  4. Mengembangkan kreativitas dan profesionalisme

guru, khususnya dalam menyiasati program  kurikulum

  1. Menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif

PROGRAM PENGEMBANGAN

Menerapkan Implementasi “Kurikulum Nasional (K13)”

 Pembelajaran efektif dan kondusif

  1. Profesionalisme guru
  2. Peningkatan luaran yang berdaya saing
  3. Pengembangan keterampilan yang meliputi :
    1. Keterampilan keagamaan
    2. Keterampilan komputer
    3. Kajian MAFIKIBB dan penelitian
    4. Keterampilan berbahasa
    5. Keterampilan olahraga dan seni
  4. Pengembangan komitmen

SARANA PENUNJANG

  1. Gedung

Gedung kantor satu unit untuk ruang kerja Kepala Madrasah, ruang Kepala Tata Usaha, Ruang Bendahara dan Ruang Staf Administrasi. Gedung Aula bertingkat, lantai I untuk ruang guru dan lantai II sebagai gedung serba guna. Gedung belajar empat unit yang terdiri atas 18 kelas.

  1. Tenaga Pendidik

Dalam mengemban visi dan misi MAN 2 Parepare, telah dipersiapkan tenaga pendidik yang profesional (lulus program sertifikasi guru dalam jabatan) pada bidang masing-masing.

  1. Laboratorium Komputer

Untuk mendukung penerapan pendidikan berbasic ITC, tersedia laboratorium yang representatif dan sesuai dengan  tuntutan muatan kurikulum

  1. Laboratorium IPA

MAN 2 Parepare telah mengembangkan dan menyediakan Laboratorium IPA untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian siswa.

  1. Laboratorium Bahasa

Tersedianya laboratorium bahasa dapat memberikan kemampuan berbahasa dan keterampilan penggunaan multi media bagi siswa sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK.

  1. Perpustakaan

Dalam menciptakan pembelajaran kreatif dan manyenangkan, disediakan Perpustakaan yang representatif.

  1. Asrama Siswa

MAN 2 Parepare menyediakan Asrama putra dan putri bagi siswa yang ingin tinggal di dalam kompleks MAN 2 Parepare.

  1. Mushallah

Di samping sebagai tempat ibadah, tersedia Mushallah yang juga sebagai tempat kegiatan ekstrakurikuler siswa penghuni  asrama.

edia bagi siswa sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK.

  1. Perpustakaan

Dalam menciptakan pembelajaran kreatif dan manyenangkan, disediakan Perpustakaan yang representatif.

  1. Asrama Siswa

MAN 2 Parepare menyediakan Asrama putra dan putri bagi siswa yang ingin tinggal di dalam kompleks MAN 2 Parepare.

  1. Mushallah

Di samping sebagai tempat ibadah, tersedia Mushallah yang juga sebagai tempat kegiatan ekstrakurikuler siswa penghuni  asrama.

foster-ppdb-man2brosur-ppdb-man-2-2016-halaman-1

brosur-ppdb-man-2-2016-halaman-2

Terima kasih.

By. UMMAH DF

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar