KALENDER PENDIDIKAN 2013/2014


Klik disini kalender pendidikan parepare 2013-2014 (1)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

PENERIMAAN SISWA BARU MAN 2 PAREPARE TP 2013/2014.


FOSTER PSB MAN 2

Sekilas MAN 2 Parepare.

Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare (MAN 2) adalah Sekolah Menengah Atas yang berkarakter Islam  (SMA Negeri plus Agama) mempunyai program dan kurikulum serta jurusan yang sama dengan SMA Negeri lainnya yang dapat dibuktikan dengan output (tamatan MAN 2), dapat diterima di semua Perguruan Tinggi yang ada. Bahkan telah banyak sukses di perguruan tinggi terkemuka seperti UNHAS, UNM, IAIN (UIN), UMI, AKPOL, AKMIL dan berbagai Perguruan Tinggi lainnya.

MAN 2 Parepare tetap komitmen dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan  motto nya yaitu : Mempersiapkan generasi muda masa depan yang berkualitas, terampil, berakhlakul karimah serta dapat bersaing di bidang Iptek

SEJARAH SINGKAT MAN 2 PAREPARE

Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare pada mulanya adalah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN). Pada tanggal 1 Januari 1992, PGAN beralih fungsi menjadi Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 42 tahun 1992. Karena berakhirnya kurikulum PGAN di seluruh Indonesia, maka terhadap PGAN Parepare pun diberlakukan hal tersebut. Lalu dialihfungsikan menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parepare,

PGAN sendiri berdiri pada tahun 1965 berdasarkan surat keputusan Kakanwil Departemen Agama Sulawesi Selatan No. 38/1965 tepat tanggal 27 Januari 1965.

VISI DAN MISI

VISI

        Mewujudkan  Generasi yang Unggul dan Berakhlaqul Karimah, Terampil dalam Berkarya, dan Amanah dalam Bersikap.

MISI

  1. Mengembangkan kreatifitas dan semangat inovatif guru dalam menjalankan tugas profesinya.
  2. Memperkuat komitmen bersama untuk melaksanakan kurikulum yang telah ditetapkan.
  3. Menerapkan sistem pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM)
  4. Mengembangkan kajian MAFIKIBB (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Bahasa) dan Ilmu-ilmu Sosial dengan    bernuansa Islami
  5. Mengoptimalkan pelayanan peserta didik dengan melengkapi dan memberdayakan sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran.
  6. Mengoptimalkan pengembangan spritual di kalangan peserta  didik.
  7. Mengoptimalkan pengembangan diri dalam hal minat dan bakat siswa melalui program bimbingan konseling, dan ekstrakurikuler ( KIR, Pramuka, UKS, PMR, SISPALA, seni, dan olahraga dan Pengembangan Keorganisasian melalui OSIS ).

Profil MAN 2 PAREPARE

PROGRAM PENGEMBANGAN

  1. Pembelajaran efektif dan kondusif
  2. Profesionalisme guru
  3. Peningkatan luaran yang berdaya saing
  4. Pengembangan keterampilan yang meliputi :
    1. Keterampilan keagamaan
    2. Keterampilan komputer
    3. Kajian MAFIKIBB dan penelitian
    4. Keterampilan berbahasa
    5. Keterampilan olahraga dan seni
  5. Pengembangan komitmen

SARANA PENUNJANG

  1. 1.      Gedung .

Gedung kantor satu unit untuk ruang kerja Kepala Madrasah, ruang Kepala Tata Usaha, Ruang Bendahara dan Ruang Staf Administrasi. Gedung Aula bertingkat, lantai I untuk ruang guru dan lantai II sebagai gedung serba guna. Gedung belajar lima  unit yang terdiri atas 15 kelas.

2.    Tenaga Pendidik

Dalam mengemban visi dan misi MAN 2 Parepare, telah dipersiapkan tenaga pendidik yang profesional (lulus program sertifikasi guru dalam jabatan) pada bidang masing-masing mata pelajaran.

3.   Laboratorium Komputer

Untuk mendukung penerapan pendidikan berbasic ITC, tersedia laboratorium yang representatif dan sesuai dengan  tuntutan muatan kurikulum

4.    Laboratorium IPA

MAN 2 Parepare telah mengembangkan dan menyediakan Laboratorium IPA untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian siswa.

  1. 6.  Laboratorium Bahasa

Tersedianya laboratorium bahasa dapat memberikan kemampuan berbahasa dan keterampilan penggunaan multi media sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK.

6.    Sanggar Seni / Bengkel Seni Rupa.

Merupakan wadah untuk berkespresi dan berapresiasi seni para siswa dengan berbagai macam program pengambangan bakat dibidang seni budaya, seperti :   Seni Musik Islami, Seni Rupa Kaligrafi, Seni Desain Grafis, Art Printing, Seni Kriya, dan lain-lian.

7.    Mushallah

Tersedianya sarana pendidikan dan pengembangan kemampuan BTQ dan membina tenaga Da’i muda yang propesional

 

                        PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Pengambilan Formulir mulai dari sekarang di Kantor  MAN 2 Parepare Jl Jend Sudirman No 80 Parepare  Setiap hari kerja.

Parepare, 07 Mei 2013.

Panitia Pelaksana PSB 2013/2014

Irham, SPd.

Ketua,-

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

TERUSIRNYA ADAM DARI SURGA


Kisah Terusirnya Nabi Adam dari Surga.

Setelah kejadian Adam dan Hawa memakan buah khuldi itu, Allah SWT kemudian memerintahkan kepada Jibril untuk mengeluarkan Adam dan istrinya (Hawa), merak, ular, dan iblis yang masih berada di dalam sorga ke dunia.

Mengetahui akan dikeluarkan dari sorga, Adam berdiri dan menyeru-nyeru sambil menangis, karena akan berpisah dengan tempat yang dicintainya itu. Namun apa mau dikata takdir berbicara lain.
Maka berjalanlah mereka keluar dari sorga. Adam paling depan, menyusul Hawa, kemudian merak serta ular di belakangnya, dan terakhir iblis. Adam diturunkan di Sarandeep ( India), Hawa di Jeddah, merak di laut, ular di Isafahan, dan Iblis di Basrah (Irak).
Dengan diturunkannya ke bumi, Adam selalu menangis, karena penyesalannya telah melanggar perintah Allah SWT. Konon sampai dua ratus tahun lamanya ia menangis, seraya mengucapkan do’a pengampunan:

“Robbanaa zolamnaa an fuusanaa wa illam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakunanna minal khoosiriin”.

Begitu banyak air matanya yang mengalir, terbentuklah menjadi aliran-aliran sungai. Dari tebing-tebing sungai itu terbentuk pula kurma, delima, gahru, ababar, cendana, kayu mansi, dan qarnafal.
Seekor binatang yang bernama Tha’irun-nasar melihat Adam menangis, ia ikut pula menangis. Binatang-binatang lain yang mengetahuinya ikut pula menangis. Sementara itu, Hawa pun sama pula menangis.
Dari air matanya, jadilah celak dan hinai. Sedangkan yang mengalir ke laut menjadi mutiara yang nantinya menjadi perhiasan. Hingga pada suatu hari, Jibril datang kepada Nabi Adam as, dan berkata: “Hai nabi Allah  Adam, hajja qobla minal maut”.
Artinya naik hajilah engkau terlebih dahulu sebelum wafat. Begitu mendengar kata mati, Nabi Adam as bergetar ketakutan. “Ke mana jalanku Jibril?” tanya nabi Adam. “Ka’bah Allah ta’ala” jawab Jibril.
Menerima perintah itu, Nabi Adam as pun berangkat menunaikan ibadah haji. Konon, wilayah yang menjadi tempat pemberhentian nabi Adam as kelak akan menjadi negeri yang makmur dan besar. Berapa waktunya Adam as mengadakan perjalanan.

Akhirnya sampai juga di Baitul makmur. Disana Adam as berjumpa dengan banyak Malaikat. Mereka berkata kepada Adam as,”ya Nabi Alah Adam, dua ribu tahun lamanya kami thawaf pada Baitul Makmur ini”.
Datang pula Adam ke Padang Arafah, lalu ke Jabal Rahmah. Di sini dia duduk seraya melihat ke Padang Arafah. Dari kejauhan terlihat ada seorang yang tengah berjalan ke arahnya. Semakin dekat wajahnya semakin di kenal. Ternyata yang dilihatnya dalah Hawa, istrinya. Digandengnya Hawa ke sampingnya.
Keduanya pun menangis haru, takut terhadap Alah SWT, dan sedih telah meninggalkan sorga. Para Malaikat di langit yang menyaksikan kejadian tersebut, turut pula menangis haru.
Allah SWT pun berkenan menyingkapkan hijab dari penglihatan Adam as, untuk melihat ‘Arsy Allah. Di tiang ‘Arsy itu Nabi Adam as melihat tertera kalimat “LAA ILAHA ILLALLAAH MUHAMMADAN RASUULULLAH.”
Sembah Nabi Adam as,”ya Tuhanku, demi kemuliaan nama-Mu yang tersurat pada tiang ‘Arsy itu, hamba bertobat kepada-Mu, dan bukakan pintu tobat kepada hamba-Mu ini”.
Firman Allah SWT melalui Jibril,”ya Adam, telah deiperkenankan oleh Tuhanmu terhadap tobatmu itu. Hai Adam, jika tatkala engkau di dalam sorga itu minta syafaat kepada yang empunya nama itu, niscaya tidaklah engkau akan dikeluarkan dari dalam sorga.
Ketika dikerjakan oleh mereka amal saleh, maka mereka itu Kumasukkan ke dalam sorga. Dan barangsiapa tidak percaya terhadap Aku, dan rasul-Ku, di samping itu menyembah kepada selain Aku, maka sesungguhnya akan Kumasukkan dia ke dalam neraka.

Hai Adam, tidakkah dahulu telah Kularang terhadap engkau bahwa hendaklah jangan kau dekati pohon khuldi itu, dan hendaklah kau ambil iblis itu sebagai musuh bagi kamu berdua? Namun, kamu tidak ikut terhadap perkataan-Ku, maka jadilah engkau sekarang bersama-sama dengan dia di dalam duni ini.
“Hai Adam, tidakkah Aku akan mencegah seseorang tatkala ia berbuat durhaka kepada-Ku, karena telah Kularang kepada dia sebelumnya. Hai Adam, sekarang pun Kuingatkan engkau, jangan diperdayajan oleh iblis sebagaimana halnya diperdayakannya engkau tatkala ada di dalam sorga,dan lagi akan diperdayakannya anak cucumu seperti diperdayakannya engkau”.
Bergetarketakutan Nabi Adam as dan Hawa mendengar firman Allah SWT tersebut. Bersujudlah mereka kehadirat Allah SWT seraya menangis. “Ya Tuhanku,Engkau juga Tuhan Yang Maha Pengampun terhadap dosa kami, dan mengasihi kami, maka peliharalah oleh-Mu kami dari bencana iblis ‘alay laknat’ itu.
Dan jauhkanlah kami darinya.” Lalu Allah SWT memanggil Malaikat-Nya, yaitu Hajarul Aswad “Mana Hajarul Aswad?” Mendengar perkataan itu, Hajarul Aswad pun datang bersembah kepada Allah SWT”.
Pergilah engkau berjanji setia dengan Adam ke bumi, dan tuliskan olehmu seluruh janji-Ku Adam da anak cucunya,” perintah Allah SWT. Hajarul Aswad pun turun ke bumi.

Dituliskan seluruh anak cucu Adam yang kemungkinan akan mengisi sorga dan neraka. Setealah selesai, surat itu diperintahkan oleh Allah SWt kepada malaikat-Nya untuk dimasukkan ke dalam mulut Hajarul Aswad. Selanjutnya, Hajarul Aswad dikehendaki oleh Allah SWT menjadi batu. Pada awalnya batu itu berwarna putih.
Oleh karena proses alamiah (seprti terkena hujan dan panas matahari), maka beberapa lama kemudian batu itu berubah warna menjadi hitam. Yang kelak, di hari akhirat, Hajarul Aswad akan kembali menjadi Malaikat, dan memberitahukan apa yang ada di tulisannya itu.

 

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

PROFIL MAN2 PAREPARE


PROFIL

MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 PAREPARE

Profil MAN 2 PAREPARE

PENDAHULUAN

                Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare (MAN 2) adalah Sekolah Menengah Atas yang berciri khas Islam (SMA Negeri plus Agama) mempunyai program dan kurikulum serta jurusan yang sama dengan SMA Negeri lainnya yang dapat dibuktikan dengan output (tamatan MAN 2), dapat diterima di semua Perguruan Tinggi yang ada. Bahkan telah banyak sukses di perguruan tinggi terkemuka seperti UNHAS, UNM, IAIN (UIN), UMI, AKPOL, AKMIL dan berbagai Perguruan Tinggi lainnya.

MAN 2 Parepare tetap komitmen dalam upaya peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan  visinya yaitu mempersiapkan generasi muda masa depan yang berkualitas, terampil, berakhlakul karimah serta dapat bersaing di bidang Iptek

SEJARAH SINGKAT MAN 2 PAREPARE

Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare pada mulanya adalah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN). Pada tanggal 1 Januari 1992, PGAN beralih fungsi menjadi Madrasah Aliyah Negeri 2 Parepare berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI No. 42 tahun 1992. Karena berakhirnya kurikulum PGAN di seluruh Indonesia, maka terhadap PGAN Parepare pun diberlakukan hal tersebut. Lalu dialihfungsikan menjadi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parepare,

PGAN sendiri berdiri pada tahun 1965 berdasarkan surat keputusan Kakanwil Departemen Agama Sulawesi Selatan No. 38/1965 tepat tanggal 27 Januari 1965.

VISI DAN MISI

VISI

        Mewujudkan  Generasi yang Unggul dan Berakhlaqul Karimh, Terampil dalam Berkarya, dan Amanah dalam Bersikap.

MISI

  1. Mengembangkan kreatifitas dan semangat inovatif guru dalam menjalankan tugas profesinya.
  2. Memperkuat komitmen bersama untuk melaksanakan kurikulum yang telah ditetapkan.
  3. Menerapkan sistem pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM)
  4. Mengembangkan kajian MAFIKIBB (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Bahasa) dan Ilmu-ilmu Sosial dengan    bernuansa Islami
  5. Mengoptimalkan pelayanan peserta didik dengan melengkapi dan memberdayakan sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran.
  6. Mengoptimalkan pengembangan spritual di kalangan peserta  didik.
  7. Mengoptimalkan pengembangan diri dalam hal minat dan bakat siswa melalui program bimbingan konseling, dan ekstrakurikuler ( KIR, Pramuka, UKS, PMR, SISPALA, seni, dan olahraga dan Pengembangan Keorganisasian melalui OSIS ).

eLEKTRONIKA

PROGRAM PENGEMBANGAN

  1. Pembelajaran efektif dan kondusif
  2. Profesionalisme guru
  3. Peningkatan luaran yang berdaya saing
  4. Pengembangan keterampilan yang meliputi :
    1. Keterampilan keagamaan
    2. Keterampilan komputer
    3. c.    Kajian MAFIKIBB dan penelitian
    4. Keterampilan berbahasa
    5. Keterampilan olahraga dan seni
  5. Pengembangan komitmen

SARANA PENUNJANG

  1. Gedung .
  2. Gedung kantor satu unit untuk ruang kerja Kepala Madrasah, ruang Kepala Tata Usaha, Ruang Bendahara dan Ruang Staf Administrasi. Gedung Aula bertingkat, lantai I untuk ruang guru dan lantai II sebagai gedung serba guna. Gedung belajar lima  unit yang terdiri atas 15 kelas.

2. Tenaga Pendidik

Dalam mengemban visi dan misi MAN 2 Parepare, telah dipersiapkan tenaga pendidik yang profesional (lulus program sertifikasi guru dalam jabatan) pada bidang masing-masing mata pelajaran.

3. Laboratorium Komputer

Untuk mendukung penerapan pendidikan berbasic ITC, tersedia laboratorium yang representatif dan sesuai dengan  tuntutan muatan kurikulum

4. Laboratorium IPA

MAN 2 Parepare telah mengembangkan dan menyediakan Laboratorium IPA untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian siswa.

5. Laboratorium BahasaTersedianya laboratorium bahasa dapat memberikan kemampuan berbahasa dan keterampilan penggunaan multi media sesuai dengan tuntutan perkembangan IPTEK.

6. Sanggar Seni .

Merupakan wadah untuk berkespresi dan berapresiasi seni para siswa dengan berbagai macam program pengambangan bakat dibidang seni budaya, seperti : Seni Musik Islami, Seni Rupa Kaligrafi, Seni Desain Grafis, Art Printing, Seni Kriya, dan lain-lian.

7. Mushallah

Tersedianya sarana pendidikan dan pengembangan kemampuan BTQ dan membina tenaga Da’i muda yang propesional

                             Irham, S.Pd.

Kasmawati, S.Ag.

Juhuria, S.Pd.

Nurcaya, S.Pd.

Hj. Hidayah Ahmad, S.Pd,I.

Dra. St. Rahmah Kallo

Juhdiah ramli, S.Pd.

Rusman Madinah, S.Ag.

Salmiah, S.Pd.I

Suarny, S.Pd.

Saodah, S.Pd.I

A. Fitriani, S.E.

Nurhasman, S.Pd.I.

Nurul Hikmah, S.Pd.

Hasanuddin, A. Ma. Kom, S.E.

Rusni, S.Pd.I.

Ir. Ummatang. DF

Bahri Mukhtar Daud, S.Pt.

Muhammad Hilal, S. Kom.

Humaerah, S.Pd.I.

Saidah Hamid, S.Pd. I

Salmiah, S.Pd.I.

Dra. Juniaty Taga

Faradila Salim, S.Pd.I.

Harmiati, S.S., S.Pd.

Sahabuddin, S.Pd.I.

Nurhasanah, S.Pd.

Nurmi, S.E.

Mr. Abd. Hamid, S.Pd.

Rafiqa, S.Pd.I.

Dra. Hasnawati

 

SELEKSI PENERIMAAN SISWA BARU

 TAHAP I ( KELAS KHUSUS )

  1. Pengambilan formulir dan Pendaftaran mulai tanggal 19 Mei s/d 9 Juni 2012.
  2.  Tempat pendaftaran di Aula / Kantor MAN 2 Parepare setiap hari kerja mulai pukul 07.30 s.d. 14.00 WITA
  3. Siswa yang diterima harus melalui seleksi berkas, tes tertulis dan tes wawancara
  4. Memperoleh nilai rata-rata UN SMP/MTs : 7,50
  5. Jumlah Siswa yang diterima 25 orang.

 TAHAP II ( KELAS REGULER )

  1. Pengambilan formulir mulai tanggal 20 Juni 2012, Penerimaan siswa baru, akan dimulai tanggal 1 s.d. 9 Juli 2012,
  2. Tempat pendaftaran di Aula / Kantor MAN 2 Parepare setiap hari kerja mulai pukul 07.30 s.d. 14.00 WITA
  3. Siswa baru yang diterima harus melalui seleksi berkas, tes tertulis dan tes wawancara.
  4. Jumlah siswa yang diterima terbatas (maksimal 144 orang untuk 4 kelas)

SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

  1. Beragama Islam
  2. Mengisi formulir dengan melampirkan foto copy ijazah/STTB yang telah dilegalisir  1 lembar dan Nilai UN  1 lembar (menggunakan map warna hijau).
  3. Menyerahkan pas foto
  4. 3 x 4 = 3 lembar                    b. 2 x 3  = 2 lembar
    1. Bersedia menaati tata tertib siswa
    2. Mengikuti pembekalan MOS (pencerahan kalbu) selama tiga hari.

FASILITAS KHUSUS

  1.  Pendaftar yang rangking 1 s.d. 3, bebas tes menjadi siswa baru dengan menunjukkan keterangan rangking dari sekolah asalnya
  2. 2.  Prioritas masuk asrama bagi siswa yang berasal dari luar Kota  Parepare. Daya tampung Asrama Putra sebanyak 50 orang dan Asrama Putri sebanyak 100 orang

3. Fasilitas Beasiswa MAN 2 Parepare menyediakan beasiswa bagi siswa yang   berprestasi dan   tidak mampu setiap tahun. Beasiswa tersebut berasal dari

  1. Dinas Pendidikan Nasional
  2. Kementerian Agama
  3. BUMN
  4. Madrasah
  5. Instansi-instansi lain

4. Program bebas tes Penerimaan  Mahasiswa Jalur Khusus (PMJK) bagi siswa yang  berprestasi ke Perguruan Tinggi Negeri favorit di seluruh Indonesia.

KEPSEK MAN 2 parepare

ORGANISASI KESISWAAN

1. OSIS

2. Pramuka (Dewan Ambalan Al Muhajirin 085-086)

3. PMR

4. Sispala.

5. Remaja Mushallah

Informasi lebih jelas hubungi Panitia Pelaksana

Jln. Jend. Sudirman  80,  Parepare

Telepon (0421) 21483

                               Panitia Pelaksana

                          Ketua                          Sekretaris  

  Muh.Ridwan AR, S.Ag.SH.       Muh. Sabik H, S.Ag.    

 

Posting Oleh :  Ummatang DF

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Visi Misi MAN 2 PAREPARE


Sekolah Bernuangsa Islami

man 2 parepare

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sejarah Berdirinya Kab’bah


MELACAK LINGKUP BANJIR NABI NUH MELALUI PETA GOOGLE EARTH

 

                                                                                                             Posil jangkar nabi Nuh

Oleh: Dedi Ganedi

Situs kapal yang dipercaya sebagai bekas kapal Nabi Nuh telah ditemukan di wilayah Turki dekat perbatasan Iran. Di sekitarnya ditemukan pula jangkar batu, reruntuhan bekas pemukiman, dan ukiran dari batu. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di website www.noahsark-naxuan.com. Kayu dari perahu tersebut sudah tidak ada lagi. Yang ada hanya sebuah bentuk simetris raksasa seperti perahu. Diduga tanah, debu dan batuan vulkanis yang memiliki usia bebeda-beda telah masuk kedalam perahu tersebut selama bertahun-tahun sehingga memadat dan membentuk  sesuai bentuk perahu.

Pada situs tersebut juga diperlihatkan peta satelit yang menunjukan lokasi dari kapal Nabi Nuh beserta jangkarnya. Berdasarkan data ini, lokasi kapal Nabi Nuh dapat pula dilacak dalam peta satelit Google Earth. Peta satelit yang dapat melihat seluruh permukaan bumi sampai dasar laut ini dapat di “download” dengan gratis pada website www.earth.google.com

Dengan peta Google Earth ketinggian (altitude) setiap titik di permukaan bumi dapat diketahui. Berdasarkan peta ini, lokasi situs perahu Nabi Nuh terletak pada ketinggian/level sekitar 2000. Lokasinya di kaki bukit yang agak rata. Sedangkan di daerah sekitarnya masih ada lembah raksasa yang memiliki level jauh lebih rendah. Jadi, perahu Nabi Nuh mendarat pada saat banjir masih belum benar-benar surut. Hal ini juga menunjukkan bahwa kondisi topografi di sekitar situs perahu Nabi Nuh sangat mendukung untuk terjadinya banjir besar  Daerah itu merupakan cekungan (basin) raksasa luasnya jauh melebihi luas cekungan Bandung yaitu  mencapai sekitar 9-10 juta Ha (70% luas pulau Jawa).  Banjir pada saat itu akan seperti lautan karena puncak bukit setinggi 5000 m tidak akan nampak pada jarak 250 km (sebab bumi bulat). Lingkup banjir pada saat perahu Nabi Nuh mendarat dapat dilacak dengan membuat garis ketinggian yang menelusuri level yang sama dengan level dimana perahu ditemukan. Jadi perlu membuat garis kontur yang melalui situs perahu tersebut. Google Earth memiliki fasilitas untuk membuat garis (path line)  yang dapat menelusuri permukaan bumi yang berlevel sama sehingga membentuk sebuah garis kontur. Berikut adalah gambar peta satelit Google Earth yang sudah diolah dengan teknologi komputer sehingga dapat memperlihatkan lokasi dan lingkup banjir Nabi Nuh.

Garis berwarna biru pada peta adalah kontur dengan level 1530 dimana pada lingkup banjir ini hanya ada satu saluran keluar (outlet I). Outlet ini dahulunya diduga berupa celah sempit kemudian melebar karena gerusan air bah. Karena hanya ada satu outlet  sempit yang berbentuk “V”, ini menyebabkan banjir surut menjadi semakin lambat. Namun, perahu sudah mendarat pada level sekitar 2000. Jadi cukup lama menunggu air benar-benar surut.

Luas area banjir pada level 1530 ini sekitar 4 juta ha. Panjang lingkup banjir ini sekitar 560 km (sekitar 3/4 panjang pulau Jawa).

Berapakah level maksimum banjir Nabi Nuh? Level maksimum banjir Nabi Nuh bisa di atas level 2000. Secara teoritis, banjir maksimum terjadi pada saat volume air yang masuk sama dengan volume air yang keluar dari area tersebut. Hal ini membutuhkan juga penelitian geologi untuk mencari bekas-bekas rendaman dan terjangan air yang mungkin masih ada disekitar lokasi. Dilengkapi pula dengan beberapa simulasi komputer.

Berdasarkan riwayat dalam sebuah Kitab Suci (Kitab Kejadian / Genesis), sumber air banjir Nabi Nuh adalah air hujan yang berlangsung 40 hari 40 malam ada juga yang menyatakan 150 hari. Yang penting adalah di daerah itu pernah terjadi hujan yang sangat dahsyat. Air hujan masuk area ini selain secara langsung jatuh dari awan juga melalui cara yang tidak langsung yaitu melalui mata air dari rembesan air danau tinggi yang sudah penuh, air permukaan yang lebih tinggi (catchment area), dan air bah atau air terjun dari danau tinggi yang meluap menuju lembah (lihat peta). Namun sumber utamanya adalah air hujan.

Hujan lebat dengan intensitas curah hujan tinggi turun ke lembah dan sekitarnya. Danau dekat lembah (wilayah Armenia, lihat peta) yang lokasinya lebih tinggi (sekarang +1900 m) akan penuh terlebih dahulu. Kemudian air akan mengalir meresap kedalam tanah menuju lembah (sekarang +850) membentuk banyak mata air. Kemudian setelah danau tersebut tidak mampu lagi menampung air hujan, limpahan airnya akan luber menjadi air bah dan air terjun menuju lembah membentuk gelombang besar. Nampaknya lebih jelas apabila dibuat sebuah gambar animasi sebagai simulasi.

Air banjir keluar lembah melalui beberapa outlet (lihat peta). Outlet I (level dasar 370) menuju laut Kaspia. Outlet II (level dasar 1530) menuju sekitar sungai Eufrat dan Tigris di Irak.  Kemudian Outlet IX level dasar 1980.

Kapan banjir nabi Nuh terjadi? Perlu diketahui bahwa danau yang berlokasi di wilayah Iran (lihat peta) tersebut tidak memiliki saluran/sungai keluar. Danau itu sekarang levelnya sekitar 1266m dan ketika banjir Nuh mulai surut air terjebak didalamnya pada level sekitar 1517m. Jadi permukaan air danau itu mengalami penurunan, sampai sekarang beda levelnya sekitar 250 m. Air menyusut kemungkinan melalui penguapan (evaporasi) dan rembesan bawah tanah (infiltrasi). Sebagai contoh perhitungan sederhana, jika air danau surut rata-rata 5 cm pertahun, maka banjir terjadi pada (250/0.05x1tahun =) 5000 tahun  yang lalu. Tapi untuk perhitungan yang tepat perlu penelitian ilmiah. Untuk menyelidiki kecepatan penurunan perlu diolah data statistik naik turunnya permukaan air danau beserta  data lain yang berpengaruh (tingkat penguapan, permeabilitas tanah/batuan sekitar, curah hujan, bentuk danau, catchment area). Kemudian dengan menggunakan persamaan matematika yang sesuai dapat diketahui kapan terjadinya banjir nabi Nuh.

Benda-benda terapung yang terbawa banjir akan hanyut keluar area melalui outlet terdekat. Ada juga yang hanyut melalui outlet I menuju laut Kaspia. Namun, Perahu Nabi Nuh terlindung di balik bukit Ararat sehingga tidak hanyut (lihat peta). Benda-benda yang tenggelam pada akhirnya akan tergusur hancur (kecuali barang dari batu dan logam) oleh kekuatan air keluar melalui outlet I menuju laut Kaspia. Kekuatan dorongan air akan lebih hebat daripada luapan air tsunami. Reruntuhan atau pecahannya sekarang mungkin terkubur  di sekitar pantai laut Kaspia dekat outlet I yang banyak mengandung endapan tanah lumpur yang terbawa banjir. Mungkin disitulah terletak harta karun dari ribuan penduduk masa lampau. Belum ada informasi bahwa daerah ini pernah dilakukan penggalian arkeologi.

Dengan melihat kondisi topografi seperti ini maka dapat mendukung bahwa Banjir Nabi Nuh bersifat lokal tidak seluruh dunia karena 

  1. Ukuran perahu Nabi Nuh sekitar 153 m cukup untuk menampung manusia di bawah seratus orang,  hewan ternak/peliharaan, serta makanan untuk dikonsumsi selama dan sesudah banjir. Jika perahu lebih besar dari itu, maka daya dukung perahu yang terbuat dari kayu untuk memuat seluruh binatang dimuka bumi diperkirakan tidak akan cukup. Lagi pula sangat sulit untuk mengumpulkan binatang dari seluruh penjuru dunia.
  2. Sesuai dalam Alqur’an, Banjir Nuh terjadi karena do’a Nabi Nuh untuk membinasakan umatnya yang tidak beriman.  Sedangkan umat Nabi Nuh tidak berada di seluruh dunia.
  3. Jika seluruh dunia terendam maka airnya kemudian surut kemana.
  4. Penyelidikan geologi tidak mendukung pernah terjadinya banjir di seluruh dunia.

Jika bersifat lokal, kenapa Nabi Nuh tidak mengungsi ke luar daerah? Pada kondisi topografi seperti itu untuk mengazab umat manusia  lebih cocok menggunakan senjata banjir besar. Maka tidak akan ada tempat yang aman untuk manusia yang berada di luar perahu walaupun ditempat yang tinggi.  Selain adanya udara sangat dingin (tidak ada sinar mata hari) dan angin kencang berhari-hari, air bah selalu mengancam dari setiap ketinggian baik di dalam lembah maupun di luar lembah. Bukit tertinggi di dalam lingkup cekungan lembah itu adalah puncak Ararat (sekitar 5000 m) yang gundul dan tepi dari cekungan tertinggi sekitar 3000 m sedangkan topografi di luar keliling tepi cekungan itu lebih rendah. Jika lari dari luar area tersebut yang jaraknya beratus kilometer itu pasti bakal di terjang air bah karena hujan azab turun tidak mungkin dibatasi pas pada sekeliling tepi lembah atau cekungan.

Namun penyelidikan dan penelitian perlu dilakukan terutama untuk penggalian arkeologi di sekitar outlet I pantai laut Kaspia. Barangkali disitu tertimbun benda-benda bersejarah peninggalan zaman Nabi Nuh yang akan menambah bukti kuat. Sejarah banjir Nabi Nuh menimbulkan banyak kontroversi antara para ilmuwan dan agamawan Kristiani dan Yahudi. Penyelidikan ini sangat penting untuk meredam petentangan antara mereka dan menjadikan peristiwa banjir Nabi Nuh ini adalah benar-benar menjadi pelajaran bagi umat manusia.

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (Q.S.17. 36.)

Jika belum ada penelitian dan pihak asing tidak mau melakukan penelitian, diharapkan lembaga penelitian dan para ilmuwan dari Indonesia dapat melakukan penelitian disana.  Karena hal ini akan menjadi pelajaran bagi seluruh umat manusia.

Maka Kami selamatkan Nuh dan penumpang-penumpang bahtera itu dan Kami jadikan peristiwa itu pelajaran bagi semua umat manusia. (Q.S.29:15) Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian; (Q.S.37. 78.)

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (Q.S.26. 121)

 

( Yasmin Garden, Maret 2012 )

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

DISKRIPSI KARYA SENI LUKIS


Diskripsi Karya Seni Rupa

Tugas Seni budaya…! XII IPS 1 MAN 2 Parepare

Oleh :

Raodhatul Jannah,   Ariska, Intan Sri Dewi,  Muh. Arasy,                    Nadrah

Judul Lukisan                        :           “Keluarga Berencana”

Pelukis                                    :           Basuki Abdullah

Aliran Lukisan                        :           Realisme Natural

Keterangan Lukisan

Basuki Abdullah yang berjiwa romantis, melukis kuda pun menjadi cantik. Kesan beauty tersirat dari perindahan bentuk dan pemilihan warna yang cemerlang. Keindahan pada sebahagian besar lukisan Basuki Abdullah merupakan keindahan yang estetis obyektif  ringan yang terkadang hampa dari pendalaman ekspresi. Judul lukisan “Keluarga berencana”, dengan teknik cat minyak di atas kanvas.
Berukuran 200 x 90 cm dengan media oil canvas dan dibuat pada tahun 1975 dengan media water colour on paper. Lukisan ini bermakna yaitu sosok keluarga berencana  dari kuda yang cantik tersebut yang sangat sedang bahagia.
 

Judul Lukisan                        :           “Badai” (The Storm)

Pelukis                                    :           Raden Saleh

Aliran Lukisan           :           Romantisme

Keterangan Lukisan

Lukisan ini dibuat pada tahun 1851 dengan media cat minyak di atas kanvas dengan ukuran 97 x 74 cm. Lukisan Raden Saleh yang berjudul “Badai” ini merupakan ungkapan khas karya yang beraliran Romatisme. Dalam aliran ini seniman sebenarnya ingin mengungkapkan gejolak jiwanya yang terombang-ambing antara keinginan menghayati dan menyatakan dunia (imajinasi) ideal dan dunia nyata yang rumit dan terpecah-pecah.

Dalam lukisan “Badai” ini, dapat dilihat bagaimana Raden Saleh mengungkapkan perjuangan yang dramatis dua buah kapal dalam hempasan badai dahsyat di tengah lautan. Suasana tampak lebih menekan oleh kegelapan awan tebal dan terkaman ombak-ombak tinggi yang menghancurkan salah satu kapal. Dari sudut atas secercah sinar matahari yang memantul ke gulungan ombak, lebih memberikan tekanan suasana yang dramatis.

 

Judul Lukisan      :     “Perburuan Rusa”

Pelukis                  :     Raden Saleh Syarif Bustaman

Aliran Lukisan     :     Romantisme dan Naturalis

Keterangan Lukisan :

Raden Saleh Syarif Bustaman (1807), pelopor seni lukis modern di Indonesia yang berhasil menguasai gaya romantis yang lazim di Barat pada abad ke-19. Corak lukisannya beraliran Romantis dan Naturalis. Aliran Romantisnya menampilkan karya-karya yang berceritera dahsyat, penuh kegetiran seperti tentang perkelahian dengan binatang buas. Sedangkan gaya naturalisnya sangat jelas nampak dalam melukis potret. Salah satu karyanya yang beraliran romantis, bertema “Perburuan Rusa”,  pada tahun 1846 dengan media  cat minyak dan kanvas.

 

 

 

 

 

 

 

Judul Lukisan      :     “Senja” (The Dusk)

Pelukis                  :     Sudjana Kerton

Aliran Lukisan     :     Aliran Ekspresionis

Keterangan Lukisan

Dalam lukisan berjudul “Senja”, 1987, Sudjana Kerton menghadirkan dunia rakyat bawah dalam suatu momen yang unik, yaitu penggembala itik di waktu senja. Dunia itu menjadi unik, karena pelukisnya mempunyai sudut pandangan yang lain, baik secara visual maupun dalam empati jiwanya. Kerton selalu membuat gerak tubuh rakyat jelata dalam deformasi yang mengekspresikan beban hidup, namun sekaligus mengandung kelucuan. Dilatarbelakangi terbenamnya matahari senja dan itik-itik yang berkelompok dalam formasi diagonal, karya ini mengembangkan suasana puitis sekaligus tertekan.

Lukisan ini menggunakan media Cat minyak di atas kanvas / Oil on canvas, 125 x 148 cm, Inv. 201/SL/A.

 

 

Judul Lukisan      :     “Perahu Senja”

Pelukis                  :     Feri Raharjo

Aliran Lukisan     :     Ekspresionisme dan Realisme

Keterangan Lukisan

Lukisan yang berjudul Perahu Senja (perahu disore hari) yang memang pelukisanya disore hari menjelang matahari terbenam terinspirasi dari suatu objek dimana objek tersebut dapat menghadirkan suatu ketenangan bagi si penikmat yang melihatnya (pengambilanya sewktu disore hari). Lukisan itu dapat diselesaikan dalam kurun waktu 1 sampai 2 minggu.

Gradasi warna diambil dari titik fokusnya terlebihdahulu, jadi warna sebelumnya tidak sekstrim seperti itu tapi hasilnya menjadi bagus, cara pengerjaanya sepelan mungkin agar dapat menghasilkan karya yang bagus seperti lukisan di atas.Ciri khas dari lukisan itu yang membedakan dari lukisan yang lainya yaitu lebih fokus dilukisan panen dan pasar dari pengambilan temanya dari tempo dulu yang dikerjakan secara tradisional.

Pesan moral yang ingin disampaikan bagi para penikmat yang melihatnya bahwa pelukis menciptakan suatu karya seni untuk memberikan si penikmat ketenangan jiwa dari segi itu pelukis mengambil bagaimana caranya si penikmat bisa merasakan kedamaian

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar